|
|
Riset klinis yang dilakukan oleh Dr. David Tyrell dari Inggris menunjukkan bahwa sebagian besar kandungan antibody dan immunoglobulin dalam kolostrum diyakini tidak langsung terserap melalui usus, tetapi tinggal pada dinding usus dan mematikan organisme penyebab penyakit sebelum oranisme tersebut terserap oleh usus kedalam tubuh. Sisa kolostrum diserap dan menyebar ke seluruh tubuh untuk membantuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Cara kerja kolostrum yang unik ini tidak dapat ditemui pada substansi lain, dan ini merupakan keunggulannya. Semua manfaat kolostrum terkandung dalam IgG-Plus.
Immunoglobulin: Meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan berbagai organisme pembawa penyakit (bakteri, virus, polutan, kontamitan, alergen) Kolostrum mengandung banyak unsur cytokine, termasuk diantaranya Interleukin 1β dan 6. Unsur ini penting untuk proses pembentukan kekebalan tubuh
Lactoferrin: Mempunyai kemampuan antibakteri, dengan cara megisolasi dan mencegah penyerapan bakteri oleh tubuh.
Polipeptida Kaya-Prolin (Prolin-rich Polypeptide / PRP): Mempunyai kemampuan immuneregulatory (mengatur sistem kekebalan tubuh), mencegah gejala autoimmune diseases, seperti multiple sclerosis, rheumatoid arthritis, dan lupus
Oligosakarida: Berfungsi mencegah penyerapan bakteri dalam usus, dan menunjang perkembangan mikroorganisme probiotik.
Cytokine: Kolostrum mengandung banyak unsur cytokine, termasuk diantaranya Interleukin 1β dan 6. Unsur ini penting untuk proses pembentukan kekebalan tubuh
Laktalbumin: Membantu meningkatkan kadar serotonin dalam otak, membantu daya ingat dan meningkatkan kecerdasan, memperbaiki suasana hati (mood) pada kondisi stress

Transforming Growth Factor (TgF) : TgF A dan B membantu mempercepat perbaikan jaringan otot, kulit, tulang dan jaringan ikat dan syaraf. Perbaikan jaringan sangat berguna bagi penderita kanker, stroke, herpes dan osteoporosis
Epidermal Growth Factor (EgF) : Melindungi dan menjaga kesehatan dan kekenyalan kulit
Insulin-like Growth Factor : Berfungsi seperti insulin, yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatn kadar kolesterol baik (HDL), menurukan kadar gula darah, memperbaiki DNA dan RNA, meningkatkan jumlah otot tanpa lemak (lean muscle), membantu pembakaran lemak menjadi energi dan mencegah penuaan dini. Sangat dirasakan manfaatnya bagi penderita diabetes dan kolesterol
Platelet-derived Growth Factor (PdGF): Bermanfaat menstimulasi jaringan ikat, berperan pada penyembuhan luka, membantu pembelahan sel dan regenerasi sel syaraf.
Fibroblast Growth Factor (FgF): Mempercepat penyembuhan luka dan perbaikan jaringan
Vitamin dan mineral: Mengandung berbagai vitamin dan mineral yang berguna untuk metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan secara normal . Kolostrum mengandung vitamin A, B12 dan D.
Asam amino: Merupakan kelompok protein untuk pembangunan, pertumbuhan dan perkebangan tubuh dan jaringan penting dalam tubuh
bravenet.com